Sidang Promosi S3 Pendidikan Kimia Erlina Azmi Siregar

.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY) kembali menorehkan capaian akademik dengan melahirkan lulusan doktor baru. Erlina Azmi Siregar, mahasiswa Program Doktor Pendidikan Kimia, sukses menyelesaikan studi doktoralnya dengan predikat summa cumlaude. Ia menempuh masa studi selama 2 tahun 11 bulan dan memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 4,00.

Ujian terbuka promosi doktor Erlina Azmi diselenggarakan pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Ballroom Gedung Magister dan Doktor FMIPA UNY. Pada kesempatan tersebut, ia mempresentasikan dan mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Concept Construction by introducing Tetrahedral Chemistry Education Framework (CoCTCEF) untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Kimia dan Self-Reflection Siswa”

Sidang promosi doktor ini melibatkan dewan penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Dadan Rosana, M.Si. selaku ketua sekaligus penguji, Prof. Jaslin Ikhsan, Ph.D. sebagai sekretaris dan penguji, Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Si.  sebagai penguji pertama, Prof. Dr. Hayuni Retno Widarti, M.Pd. sebagai penguji kedua, Prof. A.K. Prodjosantoso, Ph.D. Prof. Dr. Antuni Wiyarsi, M.Sc. sebagai promotor, serta Dr. Retno Arianingrum, M.Si.  sebagai kopromotor.

Dalam pemaparan hasil penelitiannya, Erlina Azmi menjelaskan bahwa riset pengembangan yang dilakukannya menghasilkan model pembelajaran CoCTCEF, yaitu sebuah model yang bersifat kontekstual yang membatu siswa dalam menghubungkan konsep kimia dengan kehidupan sehari-hari sehingga menghasilkan pemahaman yang bermakna. Model ini disusun dalam beberapa tahapan pembelajaran, meliputi kegiatan context-orientation, experiencing, connecting, acting dan reflecting.

Erlina Azmi menegaskan bahwa model pembelajaran COCTCEF telah melalui proses validasi oleh para pakar dan praktisi pendidikan, serta telah diimplementasikan secara terbatas dalam pembelajaran kimia di sekolah menengah atas. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa model tersebut memenuhi kriteria kelayakan dan dapat diterapkan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran kimia.

Ujian ini merupakan tahapan akhir dalam keseluruhan proses akademik, sehingga Erlina Azmi berhak memiliki gelar Doktor Pendidikan Kimia (Dr.). Selamat untuk Dr. Erlina Azmi semoga berkah ilmunya.